Kamis, 09 April 2009
PENYAKIT JANTUNG RHEUMATIK
Penyakit Jantung Rheumatik sering didapati pada kelompok anak-anak hingga dewasa muda. Penyakit ini ditandai dengan adanya kelainan katup jantung, bisa berupa penyempitan atau kebocoran.
Penderita penyakit ini mudah dikenali karena dari penampilan badan yang terkesan pucat, tangan atau bibir kebiruan. Penderita mudah tersengal-sengal dan sesak nafas untuk berjalan atau beraktivitas ringan sekalipun. Oleh karena keterbatasan tersebut, maka penderita jantung rheumatik sering kali menjadi anak yang terkesan pendiam.
Penyakit jantung rheumatik ini diawali dengan radang/infeksi tenggorokan oleh kuman
Streptococcus beta hemolitikus, kemudian racun yang dibawa kuman tersebut menyebar melalui sirkulasi darah dan mengakibatkan peradangan katup jantung. Klep atau katup-katup jantung mengalami perlengketan sehingga menyempit, atau menebal dan mengkerut sehingga kalau menutup tidak sempurna lagi dan terjadi kebocoran. Jangan meremehkan sakit tenggorokan karena infeksi karena bisa jadi jantung rheumatik mengancam !
Demam rheumatik akut ditandai oleh demam berkepanjangan, jantung berdebar keras, kadang cepat lelah, dan sesak nafas kalau jantung sudah mengalami gangguan, nyeri sendi yang berpindah-pindah, bercak kemerahan di kulit berbatas, gerakan tangan yang tak beraturan dan tak terkendali, atau benjolan kecil-kecil dibawah kulit.
Penyakit jantung rheumatik akan lebih mudah diobati jika cepat diketahui sehingga kebocoran jantung tidak/belum terjadi. Kalau gejala awal demam rematik tersebut dapat terdeteksi dini dan belum ada cacat katup yang bermakna, kemudian terapi diberikan adekuat, memang bisa sembuh tanpa cacat. Tetapi kalau sudah terjadi cacat katup yang berat, biasanya tidak bisa pulih.
Kebocoran yang berat akan mempengaruhi kerja otot jantung dan menyebabkan otot jantung menebal. Penderita jantung rheumatik akan cepat mengeluh lelah atau sesak pada aktivitas ringan. Dalam kondisi yang berat maka dioperasi penutupan klep/katup jantung harus dilakukan.
I LOVE YOU 04.56